Pemkab Kediri Gelar Festival Nanas, Mendongkrak Popularitas dan Produk Unggulan Yang Dimiliki Warga Setempat

INDONESIASATU.CO.ID:

KAB.KEDIRI-Agenda tahunan Festival Kelud Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Kecamatan Ngancar menggelar Festival Nanas dan Pameran Buah di Lapangan Rest Area atau area tiket masuk Wisata Gunung Kelud.

Kegiatan ini digelar pada Minggu (30/9/2018) pukul 07.00 WIB. Terlihat, ribuan buah nanas telah tersusun rapi membentuk tumpeng besar mengerucut keatas dengan tinggi sekitar 7 meter.

Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno mengatakan, kegiatan ini menjadi upaya Pemkab Kediri untuk mengangkat ke permukaan berbagai potensi holtikultura yang dimiliki Kabupaten Kediri.

Poin pentingnya, untuk memberikan ruang bagi para petani pembudidaya buah dan sayur untuk bersilaturahmi, juga agar produksi mereka semakin dikenal dan memberikan nilai tambah ekonomis.

“Kondisi saat ini, Kabupaten Kediri dikenal sebagai sentra buah di Jawa Timur. Baik nanas, durian, sirsat, alpukat, pisang dan beberapa jenis sayur tumbuh subur di Bumi Panji Kediri,” jelas Bupati.

Sementara, Camat Ngancar Suharsono mengatakan nantinya, tumpeng nanas sebanyak 10 ribu buah siap untuk dibagikan secara gratis bagi pengunjung yang datang pada saat festival. 

Ia menyampaikan,  arak-arakan nanas yang diprakarsai warga desa se-Kecamatan Ngancar. Puncaknya nanti setelah arak-arakan terdapat kenduri nanas yang akan dibagikan secara gratis bagi seluruh pengunjung.

"Rute arak-arakan tumpeng nanas start balai Desa Sugihwaras menuju lapangan rest area bawah. Dilanjutkan dengan kenduri dan ‘porak’ tumpeng nanas. Biasanya ini acara yang sangat ditunggu-tunggu pengunjung wisata dan warga sekitar Gunung Kelud, dan semuanya itu gratis tanpa dipungut biaya," jlentrehnya.

Harsono menambahkan, festival nanas ini bertujuan untuk meningkatkan serta mengenalkan potensi yang dimiliki oleh warga Desa Ngancar yang terkenal dengan potensi buah nanasnya.

"Kita ketahui, Kecamatan Ngancar merupakan penghasil nanas terbesar di Jawa Timur. Sekitar 75 persen wilayahnya ditanami dengan buah nanas. Maka dari itu dengan digelarnya festival nanas ini mampu mendongkrak popularitas dari produk unggulan yang dimiliki oleh warga setempat yang pada akhirnya berdampak pada ekonomi meningkat bagi warganya," terangnya.

Untuk diketahui, Agenda Festival Kelud ini merupakan agenda tahunan. Tidak hanya festival nanas, ada juga lomba kupas nanas, kreasi nanas, monolog nanas, hingga workshop nanas. Disamping nanas diberikan gratis kepada pengunjung, panitia juga menyediakan susu sapi secara gratis bagi masyarakat Kediri, khusus warga setempat. (adv/kominfo) 

  • Whatsapp

Index Berita