Pemuda Asal Desa Bulu, Semen, Akhiri Hidupnya Gantung Diri Dapur Rumahnya

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - Masyarakat lingkungan Dusun Gapuk, Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri digegerkan dengan berita gantung diri korban bernama Sigit Tri Wijayanto warga desa setempat. 

Korban pemuda lajang asal Dusun Gapuk, Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali plastik di dapur rumahnya.

Korban Sigit Tri Wijayanto (33) Dusun Gapuk RT 01, RW 09, Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, dikarenakan sakit pinggang yang tak kunjung sembuh.

Wilayah Polres Kediri Kota, Kapolsek Semen AKP.Karyoko melalui Kanit Reskrim Polsek Semen, Ipda Manaf pada pada Kamis (12/4/2018) pukul 07.00 WIB, bahwa menjelaskan bahwa berawal Supini (58) warga Dusun Gapuk RT 01, RW 09, Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, pada saat mencari cucunya di rumah korban, pada saat masuk rumah korban sudah dalam keadaan terbuka.

"Kemudian, langsung masuk menuju dapur dan diketahui korban sudah gantung diri dengan seutas tali plastik warna merah, dengan panjang kurang lebih 2 meter, yang diikatkan pada kuda-kuda dapur," beber Ipda Manaf. 

Dikatakan Ipda Manaf, Supini keluar memberitahu tetangga dan menghubungi perangkat desa selanjutnya pukul 07.45 WIB, melaporkan kejadian bunuh diri ke Polsek Semen.

"Sementara, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mengamankan barang bukti berupa seutas tali plastik panjang warna Merah sepanjang 2 meter," ungkap Ipda Manaf.

Hasil olah tempat kejadian perkara, korban leher ada bekas jeratan tali, posisi kedua gigi atas bawah menggigit lidah, keluar sperma dari alat kelamin korban, dan keluar kotoran dari dubur korban.

Dijelaskan Ipda Manaf, hasil pemeriksaan dari pihak Puskesnas Semen, tidak diketemukan kelainan dan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan. "Berdasarkan keterangan keluarga korban mengeluh sakit pinggang yang tak kunjung sembuh, selama ini korban tinggal dirumah sendirian dan belum nikah," urainya.

Jenasah Korban diserahkan kepada pihak keluarga, karena atas permintaan pihak keluarga untuk tidak dilakukan otopsi. Pihak Keluarga membuat pernyataan tidak dilakukan outopsi. (prijo)

Index Berita