Kajari Kota Kediri Martini Segera Perintahkan Sprindik PD.Pasar

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - Aliansi LSM Ormas Kediri Raya (Aloka) Kediri Raya bisa bernafas lega, pasalnya Aloka Kediri Raya langsung ditemui diruangan kerja Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Martini, dengan gayeng dan penuh keakraban menerima teman -teman Aloka Kediri Raya, Rabu (11/4/2018) pukul 10.00 WIB.

Hasil pertemuan dengan Kajari Kota Kediri, yang diwakili Tommy Ari Wibowo dari IPK, Revi Pandega dari LSM Gerak, Roy Kurniawan dari Pekat IB menyampaikan langsung kepada Martini diruang kerjanya, yang didampingi Abdul Rasyid Kasi Pidisus dan Kasi Intel Yudi Istono.

Beberapa kasus yang disampaikan perwakilan Aloka Kediri Raya kepada Martini, Diantaranya, pembangunan RTH Brantas melanggar Undang-Undang, dimana pembangunan 50 meter dari bibir sungai Brantas. Namun, Pemerintah Kota Kediri, tetap membangun, Pembangunan Pasar Setono betek pembongkaran tanpa dilakukan lelang, serta Taman Rusunawa yang diduga matrial pasir putih menyalahi spek, dan mengurangi volume yang ditentukan.

Martini Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, segera mungkin langsung membuat Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) kepada PD.Pasar. 

Martini meminta kepada teman-teman LSM untuk tidak melakukan demo lagi, kalau ada kasus atau laporan dari teman-teman LSM bisa dikomunikasikan lebih bersahabat tanpa harus melakukan demo. 

Roy Kurniawan dari Pekat IB menimpali bahwa upaya demo ini merupakan wujud rindu anak kepada ibunya (Martini,red) yang anaknya merasa kangen, makanya apresiasi kerinduannya dalam bentuk demo dari temen-temen.

Sementara, Tommy Ari Wibowo Ketua IPK menyampaikan pada Martini, terkait dugaan pengurangan volume matrial Taman Rusunawa berupa pasir putih, diduga tidak sesuai spek dan mengurangi volumenya. 

Hasil pertemuan ini, Martini akan segera memerintahkan surat perintah penyidikan (Sprindik) untuk PD.Pasar dan beberapa kasus yang sudah dilaporkan temen-temen Aloka Kediri Raya. (prijo)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita