Disnaker Kabupaten Kediri Gelar Bursa Kerja Mini, Libatkan 16 Perusahaan Kediri

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - Antusias masyarakat Kediri, dengan digelarnya Bursa Kerja Mini yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri, dengan melibatakan 16 perusahaan yang ada di Kediri. Kamis (22/3) pukul 09.00 WIB. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri Ir Dwi Hari Winarno Sp. PSDA, melalui Kabid Penataan Kerja Jumadi menjelaskan bursa kerja mini kali ini, melibatkan 16 perusahaan lokal Kediri.

"Kegiatan ini, ternyata mendapat respon dan respon masyarakat yang sangat bagus. Mengingat, pelaksanaanya hanya satu hari, dan bertempat di Kantor Disnaker yang baru. Awalnya agak pesimis dengan bursa kerja ini, ternyata banyak yang pengunjung yang datang," terang Jumadi. 

Ia mengatakan bahwa dengan kegiatan bursa mini ini, sekaligus mensosialisasikan kantor baru Disnaker Kabupaten Kediri di Jalan Soekarni Hatta No.1 Kabupaten Kediri.

"Bursa Kerja mini ini diluar dugaan, karena animo masyarakat cukup tinggi, selain itu juga sebagai monitoring dan evaluasi untuk kedepannya," Kepala Bidang Penataan Kerja Jumadi

Bursa Kerja mini Tahun 2018, ini melibatkan Perusahaan, Diantaranya, PNM dibutuhkan 115 orang, Yamaha Timbul Jaya 39 orang, MNC Sky Vision 20, BRI Life 55, PT.Tossa 70, Naturindo 30 orang, Alam Indo Perkasa 28 lowongan, PT.Eka Silver 26, Asuransi 30 lowongan karyawan, BRI Finance 85, Artha Mas 60, BTPN Syariah 20, Diamond Optik 50, dan PT.Trisna Group 33 orang. 

Sementara yang menarik di Bursa Kerja mini ini, menggandeng Timbul Jaya Motor Kediri Yessi Branch Manager dalam bursa kerja mini ini, memberikan fasilitas kepada konsumen untuk servic cukup bayar Rp 22 ribu untuk semua merek. 

Disusul juga AHASS Arival Morot Bra'an Jombang, melayani servic gratis untuk motor baru, servic murah discount 20 persen, Imron selakh Branch Manager, melayani sampai Hari Jum'at sesuai permintaan konsumen merek Honda.

Terpisah salah satu pengunjung Dadik (35) warga Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri yang sebelumnya bekerja bagian PTPN Ngadirejo karena pengurangan tenaga tiap tahun, sekarang ini sudah tidak kerja lagi. Ia mengeluhkan dari sekian perusahaan kediri yang dibutuhkan karyawan baru usia maksimal 35 tahun. "Saya sekarang ini usianya susah mencapai 35 tahun, jadi tidak bisa melamar," ungkapnya. (prijo)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita