Debat Publik Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri 2018

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - KPU Kota Kediri menggelar Debat Publik pertama (satu) Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Kediri 2018 di Insumo Kediri Convention Centre (IKCC) Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kediri, Senen (23/4/2018) pukul 20.00 WIB hingga selesai.

Hadir dalam Forkompimda, Ketua DPRD Kota Kediri, Sekda Kota Kediri, Kapolres Kediri Kota, Dandim 0809, Ketua Panwaslu Kota Kediri, Ketua Partai Pengusung Paslon, Kepala OPD seKota Kediri, Pimpinan Ormas dan OKP Kota Kediri. 

Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofiq mengatakan, debat publik akan dilakukan dua kali. Debat Publik yang pertama ini akan mengambil tema 'Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Memajukan Daerah, Meningkatkan Playanan Masyarakat. Semoga Debat Publik ini mengukuhkan rasa persaudaraan dan memunculkan gagasan berlian untuk mensejahterakan, memajukan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Menurut dia, dalam rangkaian Paswalkot Kediri 2018 akan digelar dua kali, yaitu Debat Publik yang pertama hari ini Senen 23 April 2018 dan Debat Publik kedua Jum'at 22 Juni 2018.

Debat Publik pertama kali ini dipandu oleh moderator Uswah Salim. Segmen pertamamasing-masing akan menyampaikan visi-misinya dan sampai segmen terakhir sampai selesai.

Paslon nomor urut 1 Aizuddin-Sujono Teguh Widjaja menjelaskan, visi misi mengandalkan beberapa program per KK Rp 1 juta, memberikan penghargaan ASN yang kinerjanya yang baik.

Disusul paslon kedua Abdullah Abu Bakar-Hj Lilik Muhibbah yang mengatakan dampak program prodamas berdampak pada masyarakat yang bagus, akan menaikkan Rp 100 juta, yang sebelumnya Rp 50 juta, Gratis kesehatan RS Gambiran untuk warga ber KTP Kota Kediri. 

Dilanjutkan paslon nomor urut 3 Samsul Ashar-Teguh Juniadi menyampaikan visi misi Mewujudkan masyarakat yang sehat, maju, nyaman, cerdas dan berkeadilan untuk masyarakat Kota Kediri, Memberikan Pendidikan, Kesehatan Gratis, dan Misi mewujudkan Pemerintahan yang bersih dan pelayanan masyarakat yang baik.

Debat Publik pertama ini masing-masing pasangan calon hanya diperkenankan membawa 50 orang pendukung. "Kami imbau pasangan calon tidak menyertakan massa yang banyak mengingat keterbatasan tempat dan demi kenyamanan juga keamanan selama debat berlangsung," katanya.

Perlu diketahui, Debat Publik pertama ini akan diikuti oleh tiga pasangan calon yang telah menjalani masa kampanye. Pasangan tersebut terdiri dari, Nomor urut 1 Aizuddin-Sudjono Teguh Widjaja, Nomor urut 2 Abdullah Abu Bakar-Hj Lilik Muhibbah, dan Nomor urut 3 Samsul Ashar-Teguh Juniadi. (prijo)

Index Berita