Adi Suwono Maju Bursa Pilbup Kediri, Berdayakan Masyarakat Melalui Budaya dan Sektor Pariwisata

indonesiasatu, 14 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - Tim seleksi penjaringan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) yang dibuka sejak 4 September 2019 oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, hari ini pengembalian formulir terakhir, Sabtu, (14/9/2019) sampai pukul 24.00 WIB. 

Kesempatan hari terakhir ini, dimanfaatkan Adi Suwono menjabat Bendahara DPC PDI-P Kota Kediri dan juga owner Hotel Bukit Daun yang didampingi putrinya Regina Nadya Suwono bersama rombongan diterima Dodi Purwanto Ketua Tim Penjaringan Bacabup dan Bacawabup Kediri. 

Dengan semangat dan dorongan yang kuat dari teman-teman partai baik di Jakarta dan Surabaya, dengan keinginan untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kediri.  

Hari terakhir dengan hitungan menit. Adi Suwono bersama tim mengambil formulir dan sekaligus mengembalikan formulir penjaringan Bacabup Kediri sudah sesuai aturan dan sudah normatif. 

Adi Suwono saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, saya harus tegak lurus dengan partai, kalau diperintahkan untuk mendaftar. Saya juga tidak akan bisa menolak, karena saya petugas partai.

"Selebihnya masalah rekom dan sebagainya kami tegak lurus dengan partai, karena partailah yang menentukan," ucapnya kepada media ini, Sabtu (14/9/2019) 

Ditanya terkait tertarik ikut mendaftarkan Calon Bupati Kediri. Adi Suwono menjelaskan, didukung dari teman-teman partai, baik di Jakarta maupun Surabaya untuk mensuport kami untuk mendaftarkan di Pilbup Kediri 2020 mendatang. 

Salah satu yang menarik yaitu, jargon kita adalah 'Budaya Dalam Kebhinekaan di Kabupaten Kediri'. Kami tahu Kediri ini adalah Kota yang bersejarah dan Kediri yang luar biasa. Kalau melihat Kediri, airnya saja yaitu air yoni atau air  bertuah, ini yang harus benar-benar di jaga. 

"Dan Kediri ini adalah Kerajaan Tua, tanahnya tanah tua dan harus menguri - nguri budaya menjadikan kerekatan, kemajuan dan kebhinekaan untuk membangun Kediri kedepan. Artinya, Kediri ini nanti harus berwawasan budaya untuk mensejahterakan masyarakat," tuturnya. 

Saya yakin dan optimis mendapatkan rekom dari PDI-P yang kebetulan posisi saya yang masuk berada di struktur partai dengan menjabat Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Kediri. 

Saya berharap paling tidak PDI-P dengan solid bergerak akan memperhatikan kader-kadernya yang ada di daerah Kabupaten Kediri. 

Disingung apa ada partai lain yang dirangkul selain PDI-P ? Adi menegaskan saya belum berpikir kesana karena baru masih pendaftaran.

"Nanti, kalau dalam perjalanan kami harus merangkul partai lain, saya minta petunjuk ke DPP," tegasnya. 

Adi menegaskan, yang menjadikan semangat maju di Pilbup Kediri. Kami inginkan Kediri menjadi yang terbaik, Kediri mempunyai potensi yang luar biasa, sesuai dari Pak Jokowi. 

"Kita harus kerja, kerja dan kerja. Di Kediri banyak sekali yang harus kita kerjakan  yang pastinya tujuan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kediri," beber Adi. 

Salah satunya, juga di sektor pariwisata karena pariwisata multyplayer efek. Dicontohkan Adi, seperti pariwisata di Bali dan Batu hanya dengan pariwisata masyarakat sejahtera. Kita tidak usah  muluk-muluk pariwisata ini luar biasa masyarakat kecil akan menikmati dampak dari pariwisata. 

Kami bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui budaya dan kebhinekaan khususnya sektor pariwisata. Sehingga, dengan begitu infrastruktur akan lebih baik, kemudian tempat-tempat wisata lebih reseprentatif. Dan ini akan berdampak di masyarakat akan lebih sejahtera dan makmur. 

Dengan rencana pembangunan bandara di Kediri,  ini bisa dikatakan 'Kediri Seksi'. Kediri akan menjadi Kota nomer tiga terbesar dan teramai di Jawa Timur. 

Kedepan, nanti di tahun 2025. Tetapi mulai sekarang sudah terasa, kita memasuki bonus demografi dengan industri 4.0. Masyarakat Kediri harus siap. Oleh karena itu, Dunia pariwisata dengan didukung dunia teknologi. 

"Baik dunia teknologi dan dunia milenial yang harus dimaksimalkan. Insya Allah semua menjadi satu kesatuan menjadi Kediri lebih baik," tutup Adi. (prijo) 

‚Äč

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu